Anjing di Pasar Tomohon Dipasok dari Makassar dan Gorontalo

Anjing yang telah dibakar diperdagangkan di Pasar Beriman Tomohon. Daging anjing nantinya dibuat masakan dengan sebutan ‘Erwe’. (Foto: Zonautara)

INGIN ARTIKEL DIBACAKAN: https://publikreport.com

TOMOHON, publikreport.com – Pasar Beriman Tomohon dikenal sebagai Pasar Ekstrem yang menjual beragam macam binatang yang tak lazim dimakan oleh sebagian besar masyarakat. Salah satu yang dijual, yaitu daging anjing. Ada sekitar tujuh lapak yang menjual daging anjing di pasar yang telah mendunia tersebut. Dari pantauan Zona Utara, penjual daging anjing tersebut berada di bagian tengah pasar.

Begitu masuk, di lokasi tersebut akan nampak anjing yang masih dalam kerangkeng atau dengan bahasa Manado biasa disebut Kalero. Biasanya, di dalam satu Kalero, terdapat sekitar 10 sampai 15 ekor anjing. Selain yang masih hidup, ada juga anjing yang sudah dibakar. Salah satu penjual Rendy Pongoh ketika diwawancarai wartawan zonautara.com mengatakan, anjing tersebut dipasok dari Makassar dan juga Gorontalo.

BACA JUGA: Konsumsi Anjing Rawan Terkena Rabies, Berikut Ini Temuan Lapangan…

Di mana, jika sudah memerlukan anjing untuk dijual, mereka pun akan menghubungi pemasok langganan yang ada di daerah-daerah itu untuk menyiapkan yang kemudian dijemputnya. Selain itu, mereka pun yang sering kali menuju ke daerah-daerah itu untuk mengumpulkan langsung. Menurut dia, pemasokan anjing dari wilayah-wilayah itu dilakukan dalam jangka waktu satu hingga dua minggu.

“Kalo dari Makassar biasa anjing so toki dulu, kalo dari Gorontalo biasa masih hidop (kalau dari Makassar biasanya anjing itu sudah dibunuh, kalau dari Gorontalo biasanya masih hidup,” ungkapnya, Selasa 22 November 2017.

Menurut Rendy, pemasokan anjing dari Makassar dan Gorontalo biasanya sekitar 100 sampai 200 ekor. Namun, itu pun tergantung dari hasil yang dikumpulkan oleh pemasok atau pekerjanya yang mengumpulkan secara langsung di sana. Namun dari pengalamannya, jumlah anjing yang pernah dipasok menggunakan satu mobil pick up, sebanyak 450 ekor.

“Yang pasti, yang akan dipasok tergantung pendapatan atau yang dikumpul di sana,” paparnya.

BACA JUGA: Hati-hati! Konsumsi Penyu Berbahaya, Berikut Ini Penjelasannya…

Rendy menjelaskan, harga anjing yang diambil dari pemasok maupun pemilik di Makassar dan Gorontalo seharga Rp150 ribu hingga Rp160 per ekor dengan berat standar 10 Kilogram (Kg). Namun begitu, lanjut Rendy, harganya tergantung dari stok yang tersedia.

“Kalo stok banyak, harga di bawah, kalo stok sadiki harga di atas (kalau stok berlimpah harganya murah, kalau stok sedikit harga mahal),” pungkasnya.

Dia menegaskan, masyarakat yang mencari daging anjing di Pasar Tomohon masih sangat banyak. Hal tersebut pun dilihat dari daging anjing yang dijual setiap harinya yang mencapai sekitar lima ekor, bahkan lebih. ZONAUTARA.com

BACA JUGA: Empat Warga Asal Sulut Tersangka Jual Burung Dilindungi

 

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Anak Buah Anies Baswedan: Tidak Ada SK untuk Tim Gubernur Ahok

Read Next

Mewarnai Kain dengan Warna Alam

Leave a Reply