Buka Turnamen Sepak Bola, Jabes: Juara Bukanlah …

Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana dan Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kepulauan Sangihe, Michael Thungari pada pembukaan pertandingan sepak bola piala persaudaraan di Lapangan Gesit Tahuna, Minggu 01 Maret 2020.

INGIN ARTIKEL DIBACAKAN:

Pertandingan piala persaudaraan bergulir di Lapangan Gesit Tahuna.

***

Kulitas pertandingan harus dikedepankan. Saya juga menegaskan kepada wasit untuk selalu mengedepankan asas kejujuran dalam memimpin pertandingan. Wasit harus berdiri tegak diatas aturan, dan bersikap profesional, jangan memihak”

Michael Thungari, Ketua Askab PSSI Kepulauan Sangihe.

TAHUNA, publikreport.com – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, Minggu 01 Maret 2020, membuka turnamen sepak bola piala persaudaraaan. Pertandingan akan berlangsung hingga 19 Maret 2020, mendatang, bertempat di Lapangan Gesit Tahuna, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes menegaskan, mendukung sekaligus mengapresiasi seluruh upaya penyelenggaraan kegiatan. Dirinya berharap peserta pertandingan sepak bola ini selalu menjaga sportivitas.

Setiap klub ingin menjadi juara. Tapi juara bukanlah tujuan utama dari kompetisi. Sebaliknya bagaimana kita menjadikan olahraga sebagai sarana dalam menjalin persaudaraan, kebersamaan, sportivitas dan peningkatan kualitas serta mutu dari para atlit. Jadikanlah turnamen ini menjadi tontonan yang menarik untuk disuguhkan kepada masyarakat, sekaligus sebagai sarana hiburan,” pesannya.

Apresiasi diberikan Jabes kepada Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluurh Indonesia (PSSI) Kepulauan Sangihe yang selama intens mengembangkan bakat pesepakbola usia muda kelompok umur.

BACA JUGA: Askab PSSI Sangihe Siap Gelar Turnamen

Terpisah, Ketua Askab PSSI Kepulauan Sangihe, Michael Thungari mengatakan, sepakbola yang telah menyatu dalam kehidupan masyarakat, kegiatan pertandingan rutin juga merupakan upaya menangkal radikalisme dan intoleransi yang pernah terjadi di tanah air.

Dalam pertandingan ini slogannya jelas dan tegas, sepak bola satukan kita. Melalui jargon sportivitasnya, semangat kolektifitas bisa terbentuk, tidak hanya sesama tim bahkan dengan lawan, karena adanya kepedulian antar sesama pegiat sepakbola,” katanya.

BACA JUGA: Sepakbola U-40 Bergulir

Perhelatan piala persaudaraan ini, Michael menjelaskan, selain telah menjadi agenda Askap PSSI Kepulauan Sangihe, juga sebagai wadah memfasilitasi kerinduan pecinta dan pecandu sepak bola agar dapat melihat pertandingan yang menarik dan berkualitas.

Sudah hampir dua tahun tidak diadakan pertandingan yang bersifat umum. Melalui kegiatan ini, Askab PSSI Sangihe berupaya menjawab aspirasi dan kerinduan para pemain maupun pencinta bola di Sangihe,” ujarnya.

BACA JUGA: Misi Sosial Dibalik Turnaman Sepak Bola U40 ke Atas

Kulitas pertandingan harus dikedepankan. Saya juga menegaskan kepada wasit untuk selalu mengedepankan asas kejujuran dalam memimpin pertandingan. Wasit harus berdiri tegak diatas aturan, dan bersikap profes ional, jangan memihak,” sambung Michael yang juga menjabat Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Diketahui, sebanyak 31 tim akan unjuk kebolehan memperebutkan piala bergilir dan hadiah uang pembinaan pada turnamen tersebut. VERRY BAWOLEH

 

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Pilkada, Warga: Wawali Tomohon Seperti Tak Dihargai

Read Next

Desa-desa di Likupang Barat Dinilai

Leave a Reply