Dampak Covid-19, Pejabat Sangihe Dilarang Keluar Daerah

Melanthon Harry Wolf, Plt Sekdakab Kepulauan Sangihe.

INGIN ARTIKEL DIBACAKAN:

“….. Bahkan ada rencana pejabat yang telah teragendakan terpaksa dipending selama dua pekan dan bisa bertambah jika situasi tidak memungkinkan”

Melanthon Harry Wolf, Plt Sekdakab Kepulauan Sangihe.

SANGIHE, publikreport.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menyikapi merebaknya Covid-19 di tanah air. Untuk sementara waktu, para pejabat dilingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dilarang melaksanakan tugas keluar daerah, apalagi ke Jakarta maupun daerah lainnya di Pulau Jawa.

“Sebagai antisipasi corona virus untuk sementara ini pejabat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe tidak diijinkan melaksanakan tugas luar daerah. Bahkan ada rencana pejabat yang telah teragendakan terpaksa dipending selama dua pekan dan bisa bertambah jika situasi tidak memungkinkan,” tegas Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kepulauan Sangihe, Melanthon Harry Wolf, Minggu 15 Maret 2020.

BACA JUGA: Cegah Covid-19, Menteri PANRB: ASN Dibolehkan Bekerja dari Rumah

Tak hanya melarang tugas luar daerah, Melanthon menyatakan, para pejabat juga mulai membatasi kegiatan dalam ruangan yang menghadirkan banyak orang, seperti rapat gabungan.

“Kegiatan rapat atau pertemuan dalam ruangan yang menghadirkan banyak orang akan dibatasi. Mungkin lebih nyaman dilakukan diluar ruangan. Langkah ini diambil untuk mengurangi resiko virus corona,” ungkapnya.

BACA JUGA: RSUP Kandou Manado Rawat Pasien Positif Covid-19

Menyentil tentang kegiatan Me’daseng atau kunjungan kerja pimpinan daerah ke wilayah kampung yang rutin digelar setiap bulan dan kerap menghadirkan banyak orang, Melanthon mengatakan, akan dilihat situasinya.

“Kalau Me’daseng kita akan lihat lagi, apakah akan dilaksanakan atau tidak. Sebab kegiatan tersebut melibatkan ribuan warga yang tentunya juga rentan ketika ada Covid-19,” jelasnya.

BACA JUGA: Antisipasi Virus Corona Jabes Minta Warganya Rajin Berdoa

Sebagai respon lanjut terhadap virus corona, menurut Melanthon, dalam satu dua hari akan digelar pertemuan antara pimpinan daerah, forum koordinasi pimpinan daerah, instansi teknis dan instansi terkait.

“Pertemuan ini juga turut membicarakan bagaimana mengantisipasi virus corona masuk ke Sangihe, baik lewat kapal maupun pesawat. Bahkan antisipasi warga Sangihe yang sering bepergian ke negara tetangga Filipina,” terangnya. VERRY BAWOLEH

BACA JUGA: Cegah Covid-19, Kemendikbud Gandeng Swasta Siapkan Belajar Daring
BACA JUGA: Penanganan Covid-19 Berbasis Komunitas

 

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

PT Pelni Salurkan Ratusan Life Jacket ke 15 Kapal Pajeko

Read Next

Pilkada, KPU Minut Lantik 50 PPK

Leave a Reply