Enos: Tahun Ini Tomohon Terang-Benderang

Pemandangan pusat kota Tomohon di malam hari. Menara Alfa Omega nampak terang benderang sementara disekitarnya nampak gelap.

“Pak walikota sangat berkeinginan agar Tomohon terang benderang di malam hari. Jadi dari ujung utara hingga selatan maupun timur hingga barat kami akan buat terang benderang. Untuk membuat Kota Tomohon terang benderang, kami akan menggunakan PJU lampu LED. Karena lampu LED lebih hemat dari PJU konvensional”

Enos Pontororing, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Diperkim) Kota Tomohon

TOMOHON, publikreport.com – Terkait kelurahan warga atas pemandangan Kota Tomohon di malam hari yang gelap, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Dinperkim) Kota Tomohon, Enos Pontororing mengakui banyak area diberbagai pelosok kelurahan/jalan yang masih minim penerangan jalan. Walaupun, menurutnya, petugas Dinperkim Tomohon selalu melakukan pemantauan lampu jalan untuk memperbaiki yang rusak, memindahkan lampu jalan konvensional karena telah diganti dengan lampu jalan LED (Light Emitting Diode).

“Tahun ini, target saya Kota Tomohon terang benderang. Tahun ini melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk PJU telah dialokasikan dana sebesar Rp8 miliar lebih. Mudah-mudahan hingga APBD Perubahan 2019, alokasi untuk PJU tetap maksimal ,” tegas Enos kepada publikreport.com, Rabu, 16 Januari 2019 di ruang kerjanya.

BACA JUGA: Malam Hari, Tomohon Gelap

Dengan dana yang terbilang besar di TA 2019 untuk PJU, Enos mengungkapkan, rencana awal akan membuat terang benderang jalan ke arah barat dan timur dari Menara Alfa Omega. Demikian halnya jalan lingkar timur dan barat serta jalan-jalan yang ada di kelurahan-kelurahan yang belum ada PJU, akan dipasang PJU lampu LED, atau dipasang PJU konvensional yang dipindahkan.

“Pak walikota sangat berkeinginan agar Tomohon terang benderang di malam hari. Jadi dari ujung utara hingga selatan maupun timur hingga barat kami akan buat terang benderang. Untuk membuat Kota Tomohon terang benderang, kami akan menggunakan PJU lampu LED. Karena lampu LED lebih hemat dari PJU konvensional,” ujarnya, seraya mengatakan, pihaknya belum menggunakan solar cell karena tergolong mahal.

BACA JUGA:Kelebihan dan Kekurangan Lampu LED

Enos Pontororing, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Dinperkim) Kota Tomohon. (foto: donny/publikreport.com).

“Memang saya berencana akan memasang lampu solar cell (tenaga surya) di area-area evakuasi bencana. Agar ketika PJU konvensional dan LED tidak menyala karena terjadi pemadaman listrik, area evakuasi tetap terang karena menggunakan solar cell,” sambungnya.

Sejak Dinperkim hadir di Kota Tomohon, menurut Enos, pihaknya memang terkendala anggaran untuk memaksimalkan Penerangan Jalan Umum (PJU). Kendati minim anggaran di tahun-tahun sebelumnya, namun mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tomohon menyatakan, pihaknya telah melakukan penambahan PJU dengan lampu LED, memperbaiki PJU konvensional yang rusak maupun memindahkan PJU konvensional karena telah diganti dengan lampu LED.

“Lihat ruas jalan protokol Tomohon sudah terang benderang. Kami telah memang PJU dengan lampu LED. Hal sama juga dapat Anda lihat di ruas jalan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yakni dari perempatan yang berada sanggar Dinas Pendidikan ke rumah sakit sudah terang benderang dengan PJU lampu LED. Memang jalan masuk dari Kelurahan Kampung Jawa hingga sanggar masih minim PJUnya, demikian halnya  menuju ke Kelurahan Pinaras,” ujarnya, seraya mengungkapkan dua tahun terakhir alokasi dana untuk PJU dari APBD Kota Tomohon hanya Rp800 juta dan Rp400 juta.

 

DORANG

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Malam Hari, Tomohon Gelap

Read Next

Beraksi di 4 TKP, ABG Ini Gasak Uang Jutaan Rupiah

Leave a Reply