Gubernur: Jaga Inflasi

Ilustrasi, Barito (bawang, rica, tomat).

Komoditi barito perlu diperhatikan agar tidak menyebabkan inflasi. Saya yakin TPID mampu menjaga inflasi”

Olly Dondokambey, Gubernur Provinsi Sulut.

MANADO, publikreport.com – Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey mengatakan, sejak dibentuknya Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sulut, tingkat inflasi dari tahun ke tahun menunjukkan perkembangan sangat baik.

Karena dapat menjaga inflasi, kita mendapatkan satu penghargaan inflasi terbaik se-Sulawesi. Inilah yang harus dijaga. Karena, untuk apa pertumbuhan ekonomi tinggi, jika inflasi juga tinggi. Maka hal itu tidak ada nilainya,” tegas Olly pada Rapat Koordinasi (Rakor) High Level Marketing TPID Provinsi Sulut di Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulut, Senin 20 Mei 2019.

BACA JUGA: Pejabat Sulut Tanam Barito

Kendati demikian, Olly mengingatkan TPID untuk mewaspadai gejolak harga barito (bawang, rica, tomat) yang biasa terjadi menjelang Idul Fitri dan perayaan keagamaan lainnya.

Komoditi barito perlu diperhatikan agar tidak menyebabkan inflasi. Saya yakin TPID mampu menjaga inflasi,” pesannya.

BACA JUGA: Pasar Murah Diharap Tekan Inflasi

Menghadapi hari raya Idul Fitri, Olly optimis TPID Sulut mampu mengendalikan inflasi, utamanya dalam pengendalian ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga.

Terjadinya deflasi pada bulan April sebesar 1,27 persen merupakan taqbungan yang baik menghadapi Idul Fitri 2019. Angka ini juga memotivasi kita meraih pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3 hingga 6,7 persen dan inflasi 2,7 plus minus 1 persen pada tahun ini,” katanya.

BACA JUGA: Sulut Optimis Pertahankan TPID Terbaik

Guna menstabilkan harga cabai yang sempat menyentuh Rp120 ribu/kilogram (kg), Olly mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Sulut akan mendatangkan pasokan dari Surabaya. Yang penting intervensi pasar yang dilakukan tidak merugikan petani dan pedagang.

Ketika harga sudah stabil, maka pasokan dihentikan. Intervensi hanya hanya untuk stabilitas harga. Artinya jangan sampai lebih dari Rp50 ribu/kilogram. Makanya pasokan dilakukan hanya sebesar 20 ton per hari,” jelasnya.

BACA JUGA: Pemprov Klaim Angka Kemiskinan Menurun

 

VERONICA DSK

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Warga dan Tentara Bahu-Membahu Pasang Pipa Air Minum

Read Next

Minut Terapkan Aplikasi SIGA

Leave a Reply