Jalan Trans Sulawesi Kembali Normal

Personil Polres Minsel bersama DinPU dan Tagana bahu-membahu membersihkan longsor yang menutupi jalan Trans Sulawesi tepatnya antara Desa Munte-Maruasey. Personil Satuan Lalu Lintas mengatur arus kendaraan bermotor yang melintas daerah tersebut.

AMURANG, publikreport.com – Material longsoran berupa, tanah, batu, pohon dan lain-lain menutupi ruas jalan Trans Sulawesi tepatnya di Desa Munte-Maruasey. Longsoran terjadi pada Sabtu 16 Desember 2017 jam 05.45 WITA pagi.

“Akibat longsoran ini, arus lalulintas arah Amurang-Manado maupun sebaliknya mengalami kemacetan cukup panjang,” kata Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas (Lantas) Kepolisian Resort (Polres) Minahasa Selatan (Minsel), Ajun Komisaris Polisi (AKP), Ferdinand Runtu SH.

BACA JUGA: Gelombang Tinggi, Dua Kapal Penumpang Berlindung di Pulau Ruang

Untuk menormalkan kembali arus lalu lintas, Polres Minsel kemudian menerjunkan puluhan, dibantu Dinas Pekerjaan Umum (DinPU) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana).

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Minsel, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Arya Perdana SH SIK yang terjun langsung ke lokasi longsor mengatakan, arus lalu lintas berangsur-angsur kembali normal.

BACA JUGA: Syahbandar Diingatkan Tentang Pemberian Ijin Berlayar

Kepada seluruh warga dan pengemudi kendaraan bermotor, Arya mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dalam beraktivitas di musim penghujan dan cuaca buruk yang melanda saat ini.

“Tingkatkan kewaspadaan. Apabila sedang hujan lebat, ada baiknya untuk menunda perjalanan untuk mengantisipasi hal-hal yang dapat mengancam keselamatan,” imbaunya.

BACA JUGA: Tiang Listrik Bermasalah Tewaskan Warga Dendengan

 

RIO YANTO

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Syahbandar Diingatkan Tentang Pemberian Ijin Berlayar

Read Next

Meski Ada Penembakan, Pembangunan Jalan Trans Papua Tetap Jalan

Leave a Reply