Kawanua Washington Bantu Warga Sulut

Warga Manado yang bermukim di Washington, Amerika Serikat (AS) atau Kawanua. Mereka menyalurkan bantuan bagi warga Sulut yang terdampak Covid-19.

Warga Manado yang bermukim di Washington, Amerika Serikat (AS) atau Kawanua. Mereka menyalurkan bantuan bagi warga Sulut yang terdampak Covid-19.

INGIN ARTIKEL DIBACAKAN:

Ini memang masih tahap pertama. Untuk tahap kedua pasti akan dilakukan lagi”

MANADO, publikreport.com – Warga Manado yang bermukim di Washington, Amerika Serikat (AS) atau Kawanua menyatakan kepedulian mereka terhadap warga Sulawesi Utara (Sulut) yang terdampak Covid-19 (Coronavirus Disease 2019).

Para Kawanua overseas, melalui Ketua Kerukunan Keluarga Kawanua Washington, AS, Veron O’Riley Tombokan mengaku prihatin dengan pandemi Covid-19 yang dialami warga Sulut. Mereka akan membantu dengan sembako (sembilan bahan pokok) sebanyak 300 paket.

Kami menyadari tak bisa jangkau warga Sulut yang alami kesulitan ekonomi akibat pandemi. Tapi sekiranya sedikit bantuan dari kami bisa mengurangi beban warga Sulut,” kata Veron.

Walaupun seadanya, Veron mengatakan, mereka tulus memberikannya.

Harapan kami, tetap jaga kebersihan lingkungan, jaga kesehatan, perhatikan protokol kesehatn dan selalu hidup rukun dan damai,” ucap Veron, seraya mengatakan, bantuan akn disalurkan lewat Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulut.

Bantuan, Veron menambahkan, akan berlanjut.

Ini memang masih tahap pertama. Untuk tahap kedua pasti akan dilakukan lagi,” janjinya.

Kepala Dinsos Provinsi Sulut, Rinny Tamuntuan mengucapkan terima kasih kepada Kawanua Washington yang begitu perhatian dengan warga Sulut.

Kami dari Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulut siap meneruskan bantuan yang diberikan. Kami akan salurkan bantuan yang disertai bukti foto dan video call,” kata Rinny, pada video conference dengan Kawanua Washington, Senin 15 Juni 2020.

Dalam video conference ini, Rinny juga menjelaskan tentang penanganan Covid-19 di Sulut.

Sampai hari ini, Sulut sudah mendekati 700 kasus. Mudah-mudahan cepat menurun yang positif. Untuk kasus kesembuhan cukup bagus sudah ada 110 orang yang sembuh. Puji Tuhan dengan penanganan yang cepat dari pemerintah lewat Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Sosial, ada juga BPBD (Badan Penanggulangan Bencana). Kami juga ada tim khusus, Gugus Tugas yang diarahkan lewat pak Gubernur,” jelasnya. VERONICA DSK

 

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Realisasi PAD 2019 Pemprov Sulut, Rp1,2 Triliun

Read Next

Jabes Lantik 27 Kepsek

Leave a Reply