Lantaran Covid-19, MTQ se-Sulut di Sangihe Ditunda

Jabes Ezar Gaghana, Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe. (foto: publikreport.com)

Me’daseng dan beberapa agenda lainnya juga ditunda pelaksanaannya.

***

“MTQ termasuk salah satu kegiatan besar di Sangihe karena akan menghadirkan banyak orang, sehingga tidak dimungkinkan dilaksanakan ditengah situasi antisipasi penularan Corona. Penundaan MTQ juga sudah ada penyampaian resmi dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ)”

Jabes Ezar Gaghana, Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe.

SANGIHE, publikreport.com – Kabupaten Kepulauan Sangihe sedianya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) se-Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang akan dilaksanakan Apri 2020. Namun, lantaran Coronavirus disease 2019 (Covid-19), waktu pelaksanaan MTQ ini ditunda.

“MTQ termasuk salah satu kegiatan besar di Sangihe karena akan menghadirkan banyak orang, sehingga tidak dimungkinkan dilaksanakan ditengah situasi antisipasi penularan Corona. Penundaan MTQ juga sudah ada penyampaian resmi dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ),” kata Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Gaghana, Rabu 18 Maret 2020.

BACA JUGA: Sangihe Tuan Rumah Pelaksanaan MTQ Provinsi Sulut
BACA JUGA: Sukardi Pastikan MTQ Berlangsung Sukses

Selain MTQ, agenda besar lainnya, Medaseng atau agenda kunjungan kerja Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe ke wilayah kampung sambil tidur di rumah warga selama dua hari, juga ditunda, karena berpotensi dihadiri ribuan orang.

“Medaseng rawan tersusupi virus Corona, sebab ribuan orang akan menghadirinya, sehingga kami harus menunda pelaksanaanya” ungkap Jabes.

BACA JUGA: Dampak Covid-19, Pejabat Sangihe Dilarang Keluar Daerah

Agenda bersifat massal lainnya yang juga sudah dihentikan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, yakni senam massal dilingkup Aparat Sipil Negara (ASN).

“Kalau senam massal ASN sudah kita hentikan dan hanya dilakukan dimasing-masing instansi sebelum ASN melakukan kerja rutin,” kata Jabes.

Sementara yang menarik, isolasi Covid-19 terhadap pejabat daerah yang yang melaksanakan tugas luar daerah Jakarta, turut dilakukan Pemerintah Kabupaten Sangihe, entah itu isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Liunkendage Tahuna maupun isolasi mandiri.

“Setiap pejabat yang tugas luar daerah harus diisolasi dan itu sudah dilakukan dilingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Isolasi paling cepat empat hari dan bisa lebih sesuai rekam jejak perjalanan masing-masing pejabat,” jelas Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kepulauan Sangihe, Melanthon Harry Wolf.

 

VERRY BAWOLEH

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Kementerian PPPA Anjurkan Orang Tua Luangkan Waktu Berkomunikasi dengan Anak

Read Next

Oknum PNS dan Oknum Anggota DPRD Bolsel Diduga Terlibat Narkoba

Leave a Reply