PUBLIKREPORT.com

Manado dan Minahasa Tuan Rumah Paskah Asia

Panitia Pelaksana Pertemuan Pemuda Oikumenis se-Asia dan Asia Easter Celebration (AEC) atau Perayan Paskah Asia, terus mematangkan persiapan. Hajatan international ini akan digelar di Kota Manado dan Kabupaten Minahasa pada 06-13 April 2018.

Panitia, Edwin melanjutkan, mempersiapkan tenaga ahli bahasa, antaranya Bahasa Indonesia, Malaysia, Hongkong, Kamboja, Myanmar, Bhutan, Jepang, Srilanka, Bangladesh, Korea, Australia, India, Pakistan, Filipina, Nepal, Taiwan dan New Zealand.

MANADO, publikreport.com – Kota Manado dan Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), 06-13 April 2018 akan menjadi Pertemuan Pemuda Oikumenis se-Asia dan Asia Easter Celebration (AEC) atau Perayan Paskah Asia. Hajatan international ini melibatkan 100 denominasi gereja dan 17 negara.

“Saya atas nama bapak gubernur sangat mengapresiasi acara ini. Apalagi nantinya melibatkan seluruh denominasi gereja di Asia,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Sulut, Edwin Silangen saat memimpin rapat panitia pelaksan di ruang FJ Tumbelaka Kantor Gubernur Sulut, Jumat 02 Maret 2018.

Edwin mengaku optimis seluruh pemangku kepentingan mampu bekerjasama menyukseskan agenda yang bertema internasional “Lord, Send Your Light And Truth To Lead Us” (Tuhan, kirimkan cahaya dan kebenaran-Mu untuk mempimpin kami) dan tema Pemerintah Provinsi Sulut “Torang Samua Ciptaan Tuhan”

Panitia, Edwin melanjutkan, mempersiapkan tenaga ahli bahasa, antaranya Bahasa Indonesia, Malaysia, Hongkong, Kamboja, Myanmar, Bhutan, Jepang, Srilanka, Bangladesh, Korea, Australia, India, Pakistan, Filipina, Nepal, Taiwan dan New Zealand.

“Kami masih menunggu konfirmasi kedatangan perserta dari luar negeri. Kami juga mempersiapkan tenaga ahli bahasa, local stewards dan lainnya,” ungkapnya.

Kepada seluruh panitia pelaksan, Edwin meminta agar memanfaatkan media sosial (medsos) agar agenda internasional itu dapat diketahui seluruh masyarakat.

Latar belakang pelaksanaan Asian Ecumenical Youth Assembly (AEYA) dan Asia Easter Celebration (AEC) adalah untuk menyikapi isu dunia saat ini di kalangan kaum muda terutama pada tahun ini yang sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di mana masyarakat yang saat ini kita jalani mendorong banyak anak muda untuk melampaui batas fisik dan mental mereka.

Hal itu disebabkan oleh banyak sekali isu-isu yang mengancam cara berfikir dan bertindak dari para kaum muda terutama kaum muda Asia. Salah satu upaya yang dapat meminimalisir hal tersebut adalah dengan memperkuat dan memperkokoh keimanan dan ketaqwaan dari kaum muda tersebut. Oleh karena itu gereja-gereja di Asia harus maju untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan isu-isu kunci dan masalah yang dihadapi oleh kaum muda dan isu-isu tersebut harus menjadi prioritas gereja-gereja di Asia.

Terpilihnya Sulut sebagai tuan rumah diawali dengan pertemuan Sekretaris Jenderal CCA Mathews George Chunakara dengan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, pada Perayaan Paskah Nasional, April 2017 di Sulut. Selanjutnya pertemuan antara Sekretaris Jenderal CCA dan Wakil Gubernur Sulut, Steven OE Kandouw, Oktober 2017 di Yangon, Myanmar serta surat dari Sekretaris Jenderal CCA Mathews George Chunakara tanggal 15 Januari 2018 tentang permohonan permintaan kesediaan Pemerintah Provinsi Sulut sebagai tuan rumah.

Kegiatan tersebut diselenggarakan bersama dengan tuan rumah, yakni Pemerintah Republik Indonesia, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), dan tuan rumah setempat, yakni Pemerintah Provinsi Sulut dan Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM).

 

DORANG

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Olly Ajak Ormas Adat Jadi Agen Perubahan

Read Next

Cap Go Meh Menambah Daya Tarik Pariwisata

Leave a Reply