Oknum Anggota DPRD Sangihe Diduga Aniaya Warga

Sinta Kainage, warga Kawaluso yang tinggal di Towo, Kelurahan Sawang Bendar, Tahuna, Minggu, 15 April 2018, sekitar pukul 19.00 WITA diduga menjadi korban penganiayaan oknum anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe,, AT alias Ansye, dari Partai Nasdem. (Foto: am/publikreport.com)

INGIN ARTIKEL DIBACAKAN: https://publikreport.com

TAHUNA, publikreport.com – Sinta Kainage (23), warga Kawaluso yang tinggal di Towo Kelurahan Sawang Bendar, Tahuna, diduga menjadi korban penganiayaan oknum anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, AT alias Ansye. Dugaan tindak pidana penganiayaan ini terjadi pada, Minggu, 15 April 2018, sekitar pukul 19.00 WITA.

Kepada Kontributor publikreport.com, Sinta menceritakan, saat itu dirinya sedang berada di kamar mandi. Ketika dirinya keluar dari kamar mandi, wakil rakyat dari Partai Nasdem (Nasional Demokrat) datang dan langsung mencengkram tangannya hingga memar.

BACA JUGA: Oknum Anggota DPRD Bantah Lakukan Penganiayaan
BACA JUGA: Pileg, Jumlah Kursi DPRD Sangihe Berubah

“”Pada waktu itu saya sedang mandi di dalam rumah pondokan warga Kawaluso. Ketika saya keluar dari kamar mandi, ibu tersebut masuk ke dalam rumah dan langsung menangkap saya hingga tangan saya memar,” ungkapnya.

Tidak sampai disitu, Ansye kemudian merampas dan membawa telepon selularnya (Hp).

“Setelah menarik saya. Kemudian dia merampas telpon genggam saya dan membawanya pergi,” kata Sinta.

BACA JUGA: Mantan Anggota DPRD (Mulai) Kembalikan TGR

Kapitalaung Kawaluso, Beni Barahama yang juga pemilik rumah tempat kejadian, mengatakan, Ansye yang merupakan wakil rakyat yang terhormat di DPRD Kabupaten Sangihe juga sempat menendang pintu dapur hingga rusak.

“Saya sempat mengatakan kepada pelaku, kalau ada masalah tolong dibicarakan baik baik. Namun pelaku tak menghiraukannya malahan langsung masuk ke dalam rumah mencari korban sambil menendang pintu dapur dan kemudian menarik paksa korban keluar dari rumah,” jelasnya.

BACA JUGA: Mendagri: Jangan Ada Lobi-lobi dengan DPRD

Motif pelaku belum diketahui. Namun berdasarkan keterangan warga dan korban, pelaku kemungkinan kesal karena korban disinyalir menjalin hubungan asrama (pacaran) dengan seorang pria yang tinggal di rumah pelaku.

AT alias Ansye saat hendak dikonfirmasi melalui nomor telepon selular 08135628**** sedang tidak aktif. ARIFIN M

 

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Adakah Aturan tentang Jarak Antar Kantor Notaris?

Read Next

Oknum Anggota DPRD Bantah Lakukan Penganiayaan

Leave a Reply