PUBLIKREPORT.com

PDIP Diprediksi Sulit Saingi Golkar di Pilkada 2020

Ilustrasi.

Sesuai aturan, Jimmy Eman tidak bisa lagi maju mencalonkan diri pada Pilkada 2020. Tapi melihat kekuatan Golkar Tomohon saat ini, siapapun calon yang mereka majukan, masih sangat sulit untuk ditaklukkan. Ya, termasuk oleh PDIP yang hanya menempatkan empat kadernya di DPRD Kota Tomohon hasil Pemilu legislatif 2019”

Lefrand Pangemanan, Pemerhati Politik.

TOMOHON, publikreport.com – Sejumlah pendukung militan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Tomohon merasa pesimis pada sejumlah nama yang mulai diorbitkan untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tomohon 2020.

Kekuatan PDIP sangat lemah. Bukan remehkan Johny Runtuwene atau Caroll Senduk. Tapi menurut saya, kita nanti bisa bersaing dengan calon dari Golkar, kalau pak Olly (Dondokambey) turunkan (mencalonkan) istrinya sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Tomohon. Tapi ternyata pak Olly bilang istrinya tidak akan dicalonkan,” ungkap Jantje Manopo, warga Kelurahan Kakaskasen III, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Untuk melawan kekuatan Partai Golkar yang unggul di legislatif dan eksekutif, menurut Jantje, PDIP dan partai pesaing lainnya harus berjibaku secara luar biasa.

Golkar sangat kuat di Tomohon. Apalagi Walikota Tomohon saat ini adalah Ketua (DPD II) Partai Golkar Kota Tomohon. Ditambah lagi, setengah dari total kursi DPRD Tomohon diduduki oleh Golkar,” nilainya.

BACA JUGA: Pilkada 2020, Pertarungan PDIP, Nasdem dan Golkar

Kendala lain yang bakal dihadapi PDIP, tambah Jotje Sangian, warga Kelurahan Kinilow I, Kecamatan Tomohon Utara, adalah dinamika dinternal terkait figur dan keberanian mengambil kebijakan strategis. Hal ini membuat mimpi PDIP untuk menguasai pemerintahan Kota Tomohon cukup sulit.

Dua kader kuat PDIP Tomohon yaitu Johnny Runtuwene dan Caroll Senduk justru berseberangan. Kalau satu dicalonkan, pasti yang satu lari kebelakang. Memaksa Olly turunkan istrinya, pasti ada rasa malu pada pak Olly. Padahal ini solusi yang paling tepat untuk meredam dampak di faktor pertama,” ulasnya.

BACA JUGA: Tomohon Terancam Meredup

Solusi lain, Jotje melanjutkan, kader dan pendukung PDIP Tomohon dapat melakukan gerakan gerakan mendesak dan meyakinkan pada Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sulut.

Saya pikir, untuk kebesaran partai, pak Olly bisa kesampingkan perasaan malu untuk calonkan istrinya. Toh, banyak keluarga termasuk suami-istri yang secara bersamaan jadi kepala daerah. Contohnya Elly Lasut dan Telly Tjangkulung yang pernah sama-sama jadi bupati di daerah berbeda, yakni satu di Kabupaten Kepulauan Talaud dan satunya lagi di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra),” ujarnya.

BACA JUGA: Bedah Rumah (RTLH) di Tomohon Dinilai Tak Tepat Sasaran

Terpisah, Pemerhati Politik, Lefrand Pangemanan, sependapat jika calon Partai Golkar masih sangat sulit dikalahkan pada Pilkada 2020.

Sesuai aturan, Jimmy Eman tidak bisa lagi maju mencalonkan diri pada Pilkada 2020. Tapi melihat kekuatan Golkar Tomohon saat ini, siapapun calon yang mereka majukan, masih sangat sulit untuk ditaklukkan. Ya, termasuk oleh PDIP yang hanya menempatkan empat kadernya di DPRD Kota Tomohon hasil Pemilu legislatif 2019,” nilainya.

BACA JUGA: Wisatawan: Besi-besi Ini Untuk Apa Ya?
BACA JUGA: Kallo, Warga Tak Berdaya yang Diabaikan Pemerintah (Kota Tomohon)

 

JOPPY JW

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Wisatawan: Besi-besi Ini untuk Apa Ya?

Read Next

Sutopo Purwo Nugroho Meninggal Dunia

Leave a Reply