Pemilu 2019: 21.442 Suara Warga Minut Terancam Hilang

Ilustrasi. Pemilu 2019

“Kami memberikan batas waktu kepada warga yang belum melakukan perekaman KTP El hingga Desember 2018. Jika tidak, maka 21.442 suara warga Minut tersebut terancam tidak bisa mengikuti Pemilu 2019, yakni Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg), karena akan diblokir”

Josephien Manua, Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan Informasi Administrasi Kependudukan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Minahasa Utara.

AIRMADIDI, publikreport.com – Data di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Minahasa Utara (Minut), hingga Agustus 2018, masih terdapat sebanyak, 21.442 warga yang belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP El). Puluhan ribu suara tersebut terancam hilang pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, jika warga tidak segera melakukan perekaman.

“Kami memberikan batas waktu kepada warga yang belum melakukan perekaman KTP El hingga Desember 2018. Jika tidak, maka 21.442 suara warga Minut tersebut terancam tidak bisa mengikuti Pemilu 2019, yakni Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg), karena akan diblokir,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dindukcapil Kabupaten Minut, Arnolus Wolajan melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan Informasi Administrasi Kependudukan, Josephien Manua.

Pemblokiran data terhadap mereka yang tidak melakukan perekaman KTP El, Josephine mengaku sesuai petunjuk dari pusat.

“Untuk itu, saat ini walau belum umur 17 tahun sudah boleh melakukan perekaman. Tetapi, umurnya nanti genap 17 tahun maksimal 17 April nanti saat pemilu,” ungkapnya.

Setiap bulan, menurut Josephien, Dindukcapil melaporkan data perekaman KTP El ke pusat.

Untuk mengakomodiri semua, Diakuik Josephine, sangat sulit. Alasannya, data sangat dinamis, setiap hari berubah/bertambah.

 

CHRISTIAN GLEN

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Sejarah Gempa dan Tsunami di Palu dan Donggala

Read Next

RSUD Maria Walanda Maramis Berbenah

Leave a Reply