PUBLIKREPORT.com

Penanganan Covid-19 di Sulut Menurut Doni

Kepala Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Pjs Gubernur Provinsi Sulut, Agus Fatoni, di aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Rabu 07 Oktober 2020.

Kepala Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Pjs Gubernur Provinsi Sulut, Agus Fatoni, di aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Rabu 07 Oktober 2020.

Kepada seluruh lapisan masyarakat, Doni mengimbau, agar betul-betul mentaati permintaan dari pakar-pakar kesehatan tentang pentingnya kepatuhan pada protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

MANADO, publikreport.com – Kepala Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Doni Monardo menilai penanganan Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) trennya menunjukkan ke arah yang lebih baik. Hal ini ditandai dengan semakin menurunnya kasus Covid-19.

“Di Sulut perkembangannya cukup positif. Pada tanggal 5 Oktober yang lalu sudah ada perubahan dengan jumlahnya semakin berkurang. Ini suatu langkah yang bagus yang positif. Mudah-mudahan kerjasama antara seluruh komponen pimpinan di tingkat provinsi, kabupaten dan kota dibantu oleh seluruh masyarakat, ini akan bisa menekan kasus lebih rendah lagi,” ungkap Doni usai memimpin rapat bersama Satgas Penanganan Covid-19 di aula Mapalus Kantor Gubernur Provinsi Sulut, Rabu 07 Oktober 2020.

Kepada seluruh lapisan masyarakat, Doni mengimbau, agar betul-betul mentaati permintaan dari pakar-pakar kesehatan tentang pentingnya kepatuhan pada protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

BACA JUGA: Vaksin Covid-19 Dipastikan Aman Sebelum Disuntikkan

Sebelumnya, dalam rapat itu, Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Provinsi Sulut, Agus Fatoni menyampaikan laporan tentang perkembangan kasus Covid-19 di Sulut per tanggal 06 Oktober 2020, dengan jumlah kasus aktif sebanyak 634 atau sebesar 13,7 persen dari total kumulatif kasus sebanyak 4.630. Kasus sembuh sebanyak 3.817 atau 82,44 persen dan kasus kematian sebanyak 179 atau 3,86 persen.

Kondisi epidemiologik di Sulut mulai menunjukkan adanya penurunan bermakna dari sisi penambahan kasus terkonfimasi positif harian. Pada puncak pandemi di bulan Juli dan Agustus 2020 setiap hari kurang lebih 40 sampai 50 kasus baru diumumkan. Tetapi sepanjang bulan September dan memasuki awal Oktober 2020, jumlah ini telah terpangkas menjadi 20 sampai dengan 25 kasus baru per hari.

Disamping itu, Agus menyebut upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut dalam mencegah dan mengendalikan Covid-19 dengan menerbitkan regulasi diantaranya lewat Peraturan Gubernur (Pergub) Sulut Nomor 8 Tahun 2020 tentang Optimalisasi Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Wilayah Provinsi Sulut yang berlaku sejak tanggal 14 April 2020.

“Kiranya juga ini dapat menjadi pendorong dan pegangan bagi masyarakat Sulut untuk dapat terus mengoptimalkan pelaksanaan penanganan Covid-19 di Provinsi Sulut,” ujarnya.

Doni Monardo dalam kunjungan kerja (kunker) ke Sulut juga menyerahkan secara simbolis bantuan 545.000 lembar masker kepada Pjs Gubernur Sulut yang terdiri dari masker kain 500.000 lembar, masker bedah 30.000 lembar dan masker N95 10.000 lembar.

Selain masker, Doni yang juga adalah Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga memberikan ventilator 2 unit, face shield 5.000 pcs dan APD (Alat Pelindung Diri) 15.000 pcs untuk mendukung pengendalian Covid-19 di Sulut.

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Benny Mamoto Pimpin TGPF Intan Jaya

Read Next

Kasus Perdagangan Orang di Minsel Dibongkar