Pencatatan Sipil Sebagai Legalitas Perkawinan

Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman, Jumat 25 Januari 2019, melakukan pencatatan sipil perkawinan massal bagi 20 pasangan suami isteri. Pencatatan sipil perkawinan massal ini dilakukan di Taman Kabasaran Mall Pelayanan Publik (MPP), eks Kantor Walikota Tomohon, tampil sebagai saksi Wakil Walikota Tomohon, Syerly Adelyn Sompotan dan Ketua DPRD Kota Tomohon, Miky JL Wenur.

“Pelaksanaan pencatatan sipil perkawinan merupakan amanat undang-undang yang harus dilaksanakan guna memberikan kepastian hukum terkait status penduduk dalam perkawinan. Oleh sebab itu demi menjawab kebutuhan masyarakat agar status perkawinan dinyatakan sah menurut undang-undang, maka Pemerintah Kota Tomohon melaksanakan pencatatan sipil perkawinan massal bagi 20 pasang suami isteri yang telah memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan perundang- undangan yang berlaku”

Jimmy Feidie  Eman, Walikota Tomohon.

TOMOHON, publikreport.com – Memperingati Hari Jadi Kota Tomohon ke-16, Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman melakukan pencatatan sipil perkawinan massal bagi 20 pasangan suami isteri. Pencatatan sipil perkawinan massal ini dilakukan di Taman Kabasaran Mall Pelayanan Publik (MPP), eks Kantor Walikota Tomohon, Jumat 25 Januari 2019.

“Pelaksanaan pencatatan sipil perkawinan merupakan amanat undang-undang yang harus dilaksanakan guna memberikan kepastian hukum terkait status penduduk dalam perkawinan. Oleh sebab itu demi menjawab kebutuhan masyarakat agar status perkawinan dinyatakan sah menurut undang-undang, maka Pemerintah Kota Tomohon melaksanakan pencatatan sipil perkawinan massal bagi 20 pasang suami isteri yang telah memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan perundang- undangan yang berlaku,” kata Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman.

BACA JUGA: Taman Kabasaran Dibuka 24 Jam

Pencatatan sipil perkawinan ini, menurut Jimmy juga dimaksudkan untuk meminimalisasi angggaran penduduk. Penduduk tidak perlu malu kalau perkawinannya belum dicatatkan dan dicatatkan pada momentum seperti ini.

“Pencatatan ini bertujuan untuk mendapatkan legalitas formal atas status hubungan dalam keluarga,” jelasnya.

Dalam acara tersebut, Jimmy juga menyerahkan dokumen kependudukan, berpa akte nikah, akte kelahiran, pengesahan anak, kartu keluarga, kartu tanda penduduk, kartu identitas anak kepada 20 pasang suami isteri itu.

BACA JUGA: Aturan Penggunaan Jalan untuk Pesta Pernikahan dan Kepentingan Pribadi Lainnya

Selain itu, acara juga dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerjasama pemanfaatan nomor induk kependudukan, data kependudukan dan kartu tanda penduduk elektronik.

“Keluarga merupakan aset bangsa, termasuk aset daerah yang juga menentukan ketersediaan alokasi anggaran bantuan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu diperlukan legalitas status dalam keluarga dan tidak hanya akta perkawinan, namun dokumen kependudukan lainnya seperti kartu tanda penduduk, akta kelahiran, kartu keluarga dan dokumen kepindahan yang sudah tinggal di Kota Tomohon ataupun yang tinggal di luar Kota Tomohon dan masih berstatus penduduk Tomohon,” papar Jimmy.

BACA JUGA: Bagaimana Cara Membagi Harta Rumah Setelah Bercerai?

 

VERONICA DSK

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Taman Kabasaran Dibuka 24 Jam

Read Next

Foto – Pesona Hutan Pinus Lahendong

Leave a Reply