Pencuri di 2 Gereja di Sarongsong Tertangkap

Tim URC Totosik Polres Tomohon berhasil menangkap RK alias Kiki (29), warga Desa Nanasi, Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolmong dan RR alias Riki (26), warga Poigar 2, Kecamatan Sinonsayang, Kabupaten Minsel.

Tim URC Totosik Polres Tomohon berhasil menangkap RK alias Kiki (29), warga Desa Nanasi, Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolmong dan RR alias Riki (26), warga Poigar 2, Kecamatan Sinonsayang, Kabupaten Minsel.

INGIN ARTIKEL DIBACAKAN: Klik:

“Riki akan diproses di Polres Tomohon, karena barang bukti yang dijualnya, adalah barang bukti hasil pencurian, yang dilakukan di wilayah Tomohon. Sedangkan Kiki, proses hukumnya akan ditangani Polres Minut, karena ada beberapa TKP (Tempat Kejadian Perkara)-nya di Minut”

Kompol Agnes Turambi, Wakapolres Tomohon.

TOMOHON, publikreport.com – Dua lelaki, masing-masing berinisial RK alias Kiki (29), warga Desa Nanasi, Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan RR alias Riki (26), warga Poigar 2, Kecamatan Sinonsayang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulut, ditangkap Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon, Rabu 07 Oktober 2020. Kiki dan Riki merupakan terduga pelaku pencurian barang elektronik (curanik) di dua gereja, yakni Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Getsemani Lansot, Kecamatan Tomohon Selatan dan Gereja Advent Sarongsong, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon.

Saat melakukan penangkapan, menurut Kepala Tim (Katim) URC Totosik Polres Tomohon, Brigadir Kepala (Bripka) Yanny Watung, pihaknya berkolaborasi dengan Tim Waruga Polres Minut (Minahasa Utara).

“Keduanya ditangkap di dua tempat berbeda. Kiki diamankan dikediamannya di Desa Nanasi dan Riki diamankan di Desa Poigar,” jelasnya.

Peristiwa pencurian di rumah ibadah ini terjadi pada Agustus 2020.

Kedua pria yang ditangkap ini, menurut Yanny, mempunyai peran masing-masing. Kiki diduga merupakan pelaku pembongkaran dan pencurian. Sedangkan Riki, diduga sebagai penadah dan menjual barang curian.

Sejumlah barang bukti, Yanny mengatakan, berhasil diamankan. Dari Riki berupa mixer merk Yamaha 8 channel warna hitam, speaker aktif warna hitam, mic warna hitam abu-abu, speaker huper warna hitam. Dilakukan pengembangan dan berhasil menemukan barang bukti yang diduga telah dijual Riki ke Desa Paslaten, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa. Barang bukti ini, yakni keyboard Yamaha PSR 750 warna hitam putih, serta mixer Yamaha 8 channel warna hitam di Desa Rumoong Bawah, Kecamatan Amurang, Kabupaten Minsel.

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Tomohon, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bambang Ashari Gatot memberikan apresiasi kepada Tim URC Totosik yang berhasil mengungkap kasus tersebut.

Proses hukum terhadap Kiki dan Riki, Wakil Kepala Kepolisian Resort (Wakapolres) Tomohon, Komisaris Polisi (Kompol) Agnes Turambi menjelaskan, akan ditangani Polres Tomohon dan Polres Minut.

“Riki akan diproses di Polres Tomohon, karena barang bukti yang dijualnya, adalah barang bukti hasil pencurian, yang dilakukan di wilayah Tomohon. Sedangkan Kiki, proses hukumnya akan ditangani Polres Minut, karena ada beberapa TKP (Tempat Kejadian Perkara)-nya di Minut,” katanya.

“Riki dan barang bukti berupa barang elektronik sudah diamankan di Polres Tomohon untuk proses lanjut,” tambah Agnes.

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Warga Sulut Diajak Lestarikan Mangrove

Read Next

Calon Kepala Daerah Diminta Perangi Politik Uang, Hoaks dan SARA