Penggunaan Dana Kelurahan di Tomohon Mulai Ditelusuri GNPK

Pengurus DPD GNPK Kota Tomohon.

Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi (GNPK) Kota Tomohon.

INGIN ARTIKEL DIBACAKAN:

Selain mengawal penggunaan Dana Kelurahan, tambah Sekretaris DPD GNPK Kota Tomohon, Paul Watuseke, GNPK juga akan mengawal penyaluran bantuan sosial (bansos) terkait Covid-19 (Coronavirus Disease 2019).

***

“Krisis kepercayaan masyarakat pada Pemerintah Tomohon sudah sejak lama. Ini fakta. Adanya dugaan permainan disetiap penyaluran bantuan oleh oknum-oknum sudah tertanam dibenak banyak orang Tomohon. Ini yang harus dipulihkan oleh Walikota Tomohon, Eman dimasa akhir kepemimpinannya”

Willem Pontoh, aktivis LSM.

TOMOHON, publikreport.com – Menindaklanjuti sorotan masyarakat terkait pengelolaan Dana Kelurahan di Kota Tomohon, terutama penggunaan dana kelurahan pada tahun 2019, Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi (GNPK) akan turun ke kelurahan-kelurahan.

“Minggu depan surat pemberitahuan ke pemerintah kelurahan dikirim. Kami punya kewajiban dan memiliki hak untuk mengetahui penggunaan dan kelurahan,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GNPK Kota Tomohon, Jootje F Wuisan.

BACA JUGA: Keluhan Warga Terkait Dana Kelurahan di Kota Tomohon

GNPK, menurut Jootje, telah banyak menerima informasi/masukan tentang dugaan ketidakberesan penggunaan Dana Kelurahan tahun 2019 di Kota Tomohon. Apalagi pada Tahun Anggaran (TA) 2019 itu, Dana Kelurahan di Kota Tomohon sekitar Rp14,5 miliar, tapi seakan tidak ada transparansi pada pelaksanaan proyek.

“Dana Kelurahan adalah uang negara yang penggunaannya harus dipertanggungjawabkan secara transparan. Nah, tentang penggunaan Dana Kelurahan di Kota Tomohon, GNPK telah mempelajarinya dan siap menindaklanjutinya,” jelasnya.

BACA JUGA: Warga Soroti Penggunaan Dana Kelurahan

Selain mengawal penggunaan Dana Kelurahan, tambah Sekretaris DPD GNPK Kota Tomohon, Paul Watuseke, GNPK juga akan mengawal penyaluran bantuan sosial (bansos) terkait Covid-19 (Coronavirus Disease 2019).

“Negara sudah menyiapkan dana untuk seluruh warga yang terdampak wabah Virus Corona. Tapi kenapa Pemerintah Tomohon seperti lamban menyalurkan bantuan kepada warga. Ini juga yang jadi pertanyaan besar GNPK,” kata Paul yang bergelar akademik S-3 (Doktor).

BACA JUGA: Ini Keluhan Warga Tomohon Terdampak Covid-19

GNPK, Paul menyatakan, mendesak Walikota Tomohon untuk segera menyalurkan bansos kepada masyarakat.

“Harus segera. Untuk apa lama-lama. Kenapa daerah yang jauh lebih besar sudah lebih dulu menyalurkannya,” tegasnya.

BACA JUGA: Presiden Minta Mendagri dan Menkeu Tegur Daerah yang Belum Siapkan Anggaran Covid-19

Terpisah, salah satu pegiat LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), Willem Pontoh mengingatkan kepada Walikota Tomohon bahwa banyak warga yang sudah tidak percaya lagi kepada Pemerintah Kota Tomohon.

“Krisis kepercayaan masyarakat pada Pemerintah Tomohon sudah sejak lama. Ini fakta. Adanya dugaan permainan disetiap penyaluran bantuan oleh oknum-oknum sudah tertanam dibenak banyak orang Tomohon. Ini yang harus dipulihkan oleh Walikota Tomohon, Eman dimasa akhir kepemimpinannya,” ujarnya. JOPPY JW

BACA JUGA: Aset Terlantar, Warga Berharap Kepolisian dan Kejaksanan Lakukan Penyelidikan

 

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Karangan Bunga di Sekitar Menara Alfa Omega Mulai Diangkat

Read Next

Dua Residivis Ini Beraksi di Tomohon

Leave a Reply