Perancis Ingin Berinvestasi di Sulut

Dubes Perancis untuk Indonesia, Jean-Charles Berthonnet bersama rombongan usai pembicaraan dijamu Gubernur Provinsi Sulut, Olly Dondokambey di kediamannya yang berada di Desa Kolongan Kabupaten Minahasa Utara.

Perancis juga berminat membangun Bandar Udara (Bandara) di Pulau Lembeh Kota Bitung dan mengembangkan Bandara Samratulangi Manado, sehingga bisa menampung pesawat berkapasitas besar.

MANADO, publikreport.com – Duta Besar (Dubes) Perancis untuk Indonesia Jean-Charles Berthonnet, Kamis 08 Februari 2018 malam, melakukan pembicaraan dengan Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di Desa Kolongan Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Dalam pembicaraan tersebut, Jean yang didampingi Konselor Ekonomi Kedubes Prancis, Mr Jean Alexandre Egea, Sekretaris Pertama, Mr Eric Chevreul, Direktur Komersial Business Development Waste to Energy Asia dari CNIM, Mr Jean Marc Erignoux, mengungkapkan keinginan Perancis berinvestasi di Sulut, antara lain dalam bidang energi, perhubungan, pariwisata dan pendidikan.

BACA JUGA: Tentang Wisata, Olly: Kita Butuh Investor

Di bidang energi, Perancis bermaksud mengolah sampah di Sulut menjadi energi listrik dengan menerapkan teknologi canggih.

Perancis juga berminat membangun Bandar Udara (Bandara) di Pulau Lembeh Kota Bitung dan mengembangkan Bandara Samratulangi Manado, sehingga bisa menampung pesawat berkapasitas besar.

BACA JUGA: China Tindaklanjut Pembangunan Lembeh Airport

BACA JUGA: Cina Bakal Bangun Bandara di Pulau Lembeh, Sulut

Di bidang pariwisata, Perancis berjanji akan mendatangkan Grup Tauzia/Daffam untuk membangun hotel berbintang di bumi nyiur melambai.

Sedangkan di bidang pendidikan, rencananya Prancis akan memberikan fasilitas beasiswa untuk mahasiswa Sulut yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 dan lainnya di Prancis.

BACA JUGA: Olly Minta Program Pembangunan Kabupaten/Kota Sejalan Dengan Provinsi

Diketahui, Prancis merupakan investor asal Eropa terbesar ketiga di Indonesia setelah Inggris dan Swiss. Realisasi investasi Prancis di Indonesia sepanjang 2014-2016 mencapai US$352 juta  dengan jumlah 671 proyek.

 

DORANG

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Latihan Terjun Tempur, Serda Hadi Hilang

Read Next

Apakah Tunjangan Jabatan Termasuk dalam Perhitungan THR?

Leave a Reply