PUBLIKREPORT.com

Pilkada dan Penanganan Covid-19 Butuh Dukungan Tokoh Agama

Tatap muka para tokoh agama (Presideum BKSAUA) dan FKUB) dengan Pjs Gubernur Provinsi Sulut, Agus Fatoni di ruang FJ Tumbelaka, Kantor Gubernur Sulut, Jumat 09 Oktober 2020.

Tatap muka para tokoh agama (Presideum BKSAUA) dan FKUB) dengan Pjs Gubernur Provinsi Sulut, Agus Fatoni di ruang FJ Tumbelaka, Kantor Gubernur Sulut, Jumat 09 Oktober 2020.

INGIN ARTIKEL DIBACAKAN: Klik:

“Terbukti di setiap tahun Provinsi Sulut menjadi salah satu daerah yang paling toleran di Indonesia. Ini juga tentu tak lepas dari kerja keras para tokoh agama dan pemimpin agama yang juga sebagai panutan di masyarakat”

Agus Fatoni, Pjs Gubernur Provinsi Sulut.

MANADO, publikreport.com – Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Agus Fatoni mengajak para tokoh agama mendukung 2 agenda penting pada saat ini, yaitu Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) serentak 09 Desember 2020 dan penanganan Covid-19 (Coronavirus Disease 2019).

“Para tokoh agama untuk dapat mengedukasi masyarakat dan dapat berpartisipasi dalam Pemilihan Kepala Daerah bulan Desember nanti dengan tetap menggunakan protokol kesehatan,” harap Agus dalam tatap muka dengan para tokoh agama (Presideum Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) dan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di ruang FJ Tumbelaka, Kantor Gubernur Provinsi Sulut, Jumat 09 Oktober 2020.

Tokoh agama, Agus berharap, untuk terus mensosialisasikan protokol kesehatan dengan menerapkan 4M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan guna memutus mata rantai penularan dan pencegahan berkembangnya Covid-19 (Coronavirus Disease 2019).

Terjaganya kerukunan antar umat beragama, kekompakan dan kondusifnya wilayah Sulut tidak terlepas dari peran BKSAUA dan FKUB. Untuk itu, Agus memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada tokoh lintas agama yang telah berhasil menjaganya.

“Ini merupakan komitmen yang kuat bagi kita semua dan kepada para tokoh agama dalam menciptakan situasi yang rukun, damai dan tenteram di Sulawesi Utara. Begitu juga FKUB dan BKSUA yang bersama-sama menciptakan toleransi dan kerukunan di Sulut,” ujarnya.

Kerukunan umat beragama di Sulut, menurut Agus, telah diakui di Indonesia.

“Terbukti di setiap tahun Provinsi Sulut menjadi salah satu daerah yang paling toleran di Indonesia. Ini juga tentu tak lepas dari kerja keras para tokoh agama dan pemimpin agama yang juga sebagai panutan di masyarakat,” ungkapnya.

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Calon Kepala Daerah Diminta Perangi Politik Uang, Hoaks dan SARA

Read Next

Penikaman di Girian, Polisi Ringkus AM Cs