Pilkada Minut, Calon Perseorangan Belum Aman

Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dari jalur perseorangan, Sompie Singal dan Sicilia Legiman saat mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minut, Minggu 23 Februari 2020, sekitar pukul 22.58 WITA. Saat mendaftar mereka membawa 10 kotak yang berisi dukungan dari warga dari 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Minut. Pasangan ini diterima komisioner KPU Minut dan disaksikan komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Minut.

Masih ada pemeriksaan atau verifikasi faktual untuk mengecek kembali dukungan yang diberikan kepada pasangan calon perseorangan ini”

Darul Halim, Komisioner KPU Kabupaten Minut.

AIRMADIDI, publikreport.com – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Darul Halim mengatakan, pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minut dari jalur perseorangan, yakni Sompie Singal dan Sicilia Legiman belum aman. Kendati kedua bakal calon pasangan perseorangan tersebut telah mendaftarkan dengan membawa berkas dukungan ke KPU Minut pada Minggu 23 Februari 2020.

Masih ada pemeriksaan atau verifikasi faktual untuk mengecek kembali dukungan yang diberikan kepada pasangan calon perseorangan ini,” katanya.

Dalam verifikasi faktual nanti, petugas KPU akan memeriksa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan pernyataan dukungan yang diberikan warga. Salah satu contoh, jika nanti petugas verifikasi faktual menemukan adanya dukungan dari anggota TNI/Polri (Tentara Nasional Indonesia/Kepolisian Negara Republik Indonesia) dan PNS (Pegawai Negeri Sipil) dukungan akan dicoret, karena Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Bawa 10 kotak

Bakal calon pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minut dari jalur perseorangan, Sompie Singal dan Sicilia Legiman saat mendaftar ke KPU Minut, Minggu 23 Februari 2020, sekitar pukul 22.58 WITA. Mereka membawa 10 kotak berisi rekapan syarat dukungan dari 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Minut.

Pasangan ini disambut lima komisioner KPU dan tiga komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Minut.

Usai menyerahkan syarat minimal dukungan dan persebaran calon perorangan, KPU langsung melakukan pemeriksaan jumlah dukungan. Menariknya dalam pemeriksaan yang memakan waktu hingga 7 jam lebih itu, dari 17 ribuan dokumen yang diserahkan, hanya 16.682 dukungan yang memenuhi persyaratan. Jumlah itu hampir nyaris membuat pasangan ini tidak tembus dalam Pilkada Minut. Sebab, terjadi selisih 404.223 dukungan.

“Jumlah dukungan masyarakat terhadap calon perseorangan adalah 10% dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT). Artinya, dengan jumlah DPT Minut sebanyak 162.495 orang, maka syarat dukungan calon perseorangan sebanyak 16.277 orang dibuktikan dengan KTP. Di pemeriksaan tadi, dari 17 ribuan yang diserahkan, 16.682 dukungan dinyatakan lengkap. Artinya pasangan ini bisa maju dalam tahapan Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) selanjutnya,” jelas Ketua KPU Minut, Stela Runtu.

BACA JUGA: Bakal Calon Perseorangan, KPU: Pendukung Akan Didatangi Door to Door

Sompie Singal kepada wartawan mengatakan, dirinya dan Sicilia Legiman memilih jalur perseorangan karena banyaknya dukungan masyarakat yang meminta agar bisa bertarung di Pilkada Minut lewat perseorangan.

“Dukungan banyak dari warga membuktikan bahwa demokrasi itu berdasarkan dari masyarakat. Berkas atau dukungan ini telah kami siapkan sejak awal tahapan dan selalu berkoordinasi dengan KPU,” katanya.

BACA JUGA: Pilkada 2020, Ini Syarat Calon Perseorangan

 

GLENLY BAGAWIE

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Di Medaseng, Bank SulutGo Bagi-bagi Door Prize

Read Next

Berkelahi, Dua Pemuda Tumatangtang Ini Diamankan Totosik

Leave a Reply