Breaking News :

Pilkada Tomohon Diikuti Tiga Pasangan Calon

Ilustrasi.

INGIN ARTIKEL DIBACAKAN:

Partai politik (parpol) telah menunjukan keberpihakannya pada perhelatan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Desember 2020 di Kota Tomohon. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) didukung Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) telah menjagokan pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tomohon, Caroll JA Senduk dan Wenny Lumentut. Kemudian Partai Golongan Karya (Golkar) mengusung pasangan, Jilly G Eman dan Virgie Baker.

Pasangan calon dari parpol ini masih akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tomohon, sebagaimana jadwal Pilkada.

Disisi lain, Pilkada Kota Tomohon juga diramaikan dengan tampilnya calon independen/perseorangan. Pasangan calon tersebut, yakni Robert Pelealu dan Fransiskus S Sukirno.

Diketahui, Caroll JA Senduk, adalah politisi PDIP yang kini duduk sebagai Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Tomohon. Wenny Lumentut, politisi Partai Gerindra yang duduk di DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Sedangkan, Jilly G Eman, merupakan puteri dari Jimmy F Eman yang kini masih menjabat Walikota Tomohon. Dan Virgie Baker, adalah politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Lalu, siapa Robert Pelealu dan Fransiskus D Sukirno?

Robert Pelealu adalah seorang jaksa, mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Tangerang. Sedangkan Franskus S Sukirno, seorang berpangkat Letnan Kolonel (Letkol) yang pernah menjabat sebagai Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Danpomal) Manado.

Ketiga pasangan calon ini tentunya mempunyai peluang untuk memenangkan Pilkada dan menjadi Walikota dan Wakil Walikota Tomohon.

Seperti kebanyakan pendapat banyak orang -dari bincang-bincang publikreport.com, dengan sejumlah elemen masyarakat-, pasangan calon harus memiliki visi dan misi dan tentunya harus ditunjang dengan ‘gizi’. Selain itu faktor ‘X’ kerap atau mungkin sangat mempengaruhi. Trik dan intrik dimainkan dan berlangsung di ruang-ruang publik. Semua itu untuk mencapai kemenangan, yakni menjadi kepala daerah.

BACA JUGA: Sebagian Keinginan Rakyat

Setiap kandidat pasti menjual slogan seperti untuk kesejahteraan masyarakat, pembangunan akan digenjot, sarana infrastruktur dan suprastruktur akan dibuat lebih baik dan Tomohon sebagai Kota Bunga akan kami jadikan Kota Pariwisata Dunia.

Ya, beragam janji pasti keluar dari setiap pasangan calon dan tim pemenangannya. Rakyat yang memilih pada 09 Desember 2020, dan pemenangnya akan ditetapkan KPU.

So, siapapun yang akhirnya terpilih dan ditetapkan sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tomohon, ingatlah akan janji-janji yang disampaikan dan semata-mata untuk melayani masyarakat, bukan untuk dilayani.

BACA JUGA: Mereka Melayani Siapa?

BACA JUGA: Catatan Akhir Tahun: Mulut Besar Melayani Rakyat

0 Reviews

Write a Review