Ribuan Pemilik Ranmor Belum Bayar Pajak

Kantor Samsat Kabupaten Minahasa. (foto: google).

Jika belum maksimal, kami akan melakukan labeling pada kendaraan bermotor yang masuk kategori menunggak”

Onaliske Wehantouw, Kepala UPT DP2RD Samsat Kabupaten Minahasa.

TONDANO, publikreport.com – Kepala Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Dinas Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (DP2RD) Kantor Bersama Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Minahasa, Onaliske Wehantouw mengungkapkan, dari data yang ada ribuan pemilik kendaraan bermotor (ranmor) menunggak pajak.

Penunggak pajak Ranmor cukup banyak. Lihat saja, dari data ada 839 unit kendaraan roda dua dan tiga yang belum bayar pajak. Dan penunggak pajak kendaraan roda empat sebanyak 288 unit,” ungkapnya Jumat 23 Agustus 2019.

Rekapitulasi tunggakan pajak kendaraan bermotor ini, menurut Onaliske, bersifat fleksibel, bisa berubah-ubah setiap hari.

Agar pendapatan dari pajak kendaraan bermotor ini dapat meningkat, Onaliske menerapkan sejumlah kebijakan, antaranya door to door ke lapangan untuk memberikan pemberitahuan, melakukan razia kendaraan bermotor dan sosialisasi tanpa henti kepada masyarakat.

Jika belum maksimal, kami akan melakukan labeling pada kendaraan bermotor yang masuk kategori menunggak,” jelasnya.

BACA JUGA: Bapenda Beri Pengurangan PKB dan BBN KB

Labeling, Onaliske menjelaskan, yakni dengan menempelkan selebaran pada kendaraan bermotor yang menunggak. Dengan kebijakan-kebijakan ini, diharapkannya bisa mendongkrak kepatuhan masyarakat untuk membayar pajak.

Dengan labeling yang kita tempelkan pada kendaraan yang sudah lewat pajaknya, kebanyakan pemilik langsung sadar, dan selanjutnya membayar pajak kendaraannya,” katanya.

BACA JUGA: Kabupaten Minahasa Dinilai Dipimpin ‘Matahari Kembar’

 

JOPPY JW

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Kabupaten Minahasa Dinilai Dipimpin ‘Matahari Kembar’

Read Next

Anak Ancam Ayah dengan Sajam

Leave a Reply