Sebagian Keinginan Rakyat

Ilustrasi.

INGIN ARTIKEL DIBACAKAN:

Kami sulit mendapat air bersih”

Pasar semrawut”

***

Banyak fasilitas publik yang ditelantarkan”

BACA: A fraction of the wants of the people

Suara-suara seperti ini masih banyak dikemukakan masyarakat. Dan masih banyak lagi, aspirasi yang yang diteriakan agar kota mereka semakin baik.

BACA JUGA: Warga Keluhkan Layanan Air Bersih di Kota Tomohon
BACA JUGA: Jalan di Pasar Beriman Tomohon (Masih) Jadi Tempat Berjualan
BACA JUGA: Aset Terlantar, Warga Berharap Kepolisian dan Kejaksanan Lakukan Penyelidikan

Disana-sini juga masih terdengar suara-suara mereka tidak menerima bantuan dari pemerintah. Padahal mereka yang bersuara adalah warga yang benar-benar berhak menerima bantuan.

Masyarakat masih terkotak-kotak, imbas dari Pilkada lalu. Kepala daerah terpilih hanya melihat siapa yang memilihnya. Kami yang tidak memilihnya seakan bukan warganya”

Pernyataan ini kerap dikemukakan sejumlah warga yang merasa menjadi tamu di rumah sendiri.

BACA JUGA: Kallo, Warga Tak Berdaya yang Diabaikan Pemerintah (Kota Tomohon)
BACA JUGA: Bedah Rumah (RTLH) di Tomohon Dinilai Tak Tepat Sasaran

Saya ingin berdagang dan sudah bolak-balik ke pasar untuk mendapatkan lapak. Tapi, sampai saat ini tidak pernah dapat”

Saya pekerja pada salah satu perusahaan, tapi kesejahteraan belum ada. Kami memperjuangkan lewat serikat pekerja, tapi…..”

Sekarang ini sulit mencari pekerjaan, sehingga pengangguran terus bertambah”

BACA JUGA: SBSI: Banyak Masalah Perburuhan di Tomohon
BACA JUGA: Tomohon Koleksi Ribuan Pengangguran

Aspirasi seperti ini kerap disampaikan dari mereka yang sebenarnya termotivasi untuk berusaha atau mereka yang telah bekerja, namun kesejahteraan belum diberikan. Berbagai upaya sebenarnya dilakukan warga untuk mendapatkan hidup layak dan sudah sejauh mana pemerintah memfasilitasi kebutuhan warganya.

Apakah ketika masih ada teriakan-teriakan dari warga seperti ini, apakah masyarakat sudah terlayani oleh para pengambil, pelaksana kebijakan?

Memang banyak fasilitas publik yang dibangun pemerintah. Tapi apakah fasilitas itu termanfaatkan dengan baik?

BACA JUGA: Infrastruktur Jalan yang Tak Terurus
BACA JUGA: FOTO – Kawasan Kuliner dan Sekitarnya

Fasilitas-fasilitas publik dibangun pemerintah dengan anggaran yang bersumber dari rakyat yang kemudian dikelola lewat APBD/APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah/Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). Miliaran rupiah anggaran untuk membangun, miliaran rupiah dana untuk bantuan bagi masyarakat kurang mampu. Apakah tepat sasaran?

Miliaran rupiah pula dialokasikan pemerintah untuk belanja mereka (gaji, studi banding keluar negeri atau ke daerah-daerah lain di Indonesia, tunjangan, honor, lembur dan lain-lain). Belum lagi fasilitas kendaraan bermotor (mobil atau sepeda motor) plat merah yang dipakai orang-orang pemerintah. Pertanyaan. Sudahkah fasilitas dan kesejahteraan yang diberikan kepada para pengambil kebijakan dan pelaksana kebijakan, sesuai dengan harapan rakyat mereka?

BACA JUGA: Walikota Tomohon dan Rombongan di Amerika Serikat

Atau penyusunan APBD diakali, seakan berpihak kepada rakyat, padahal hanya untuk kegiatan seremonial atau untuk jalan-jalan (perjalanan dinas) keluar negeri, keluar daerah (Jakarta, Bali dan lain-lain).

Masih banyak rakyat yang berteriak, banyak pula yang dibungkam.

BACA JUGA: EMAS yang Tak Berkilau
BACA JUGA: Tomohon Terancam Meredup

  • Wens: Jurnalisme Tidak Jatuh Dalam Barang Dagangan
    INGIN BERITA DIBACAKAN: https://publikreport.com KOTAMOBAGU, publikreport.com – Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Wenseslaus Manggut menjelaskan, lanskap media sekarang berbeda. Semua bisa bikin media. “Misalnya, sisi produksi yang bikin konten juga bukan hanya kita (media). Distribusi 80 persen bukan dikendalikan oleh kita. Platform ini pikir kita bisnis, sehingga jadi barang dagangan. Namun jurnalisme tidak…
  • Agus dan Supardi (Kembali) Pimpin AMSI Sulut
    INGIN BERITA DIBACAKAN: https://publikreport.com KOTAMOBAGU, publikreport.com – Di tengah pandemi Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-2, bertempat di Hotel Sutanraja, Kota Kotamobagu, Provinsi Sulut, Sabtu 16 Januari 2021. Dalam Konferwil itu, Agustinus Hari dan Supardi Bado kembali terpilih sebagai Ketua dan Sekretaris AMSI Sulut,…
  • Nilai Ekspor Indonesia Meningkat
    INGIN BERITA DIBACAKAN: https://publikreport.com JAKARTA, publikreport.com – Nilai ekspor Indonesia Desember 2020 mencapai 16,54 miliar Dolar AS (Amerika Serikat) atau meningkat 8,39 persen dibanding ekspor November 2020. Secara kumulatif, nilai ekspor Indonsia selang Januari-Desember 2020 mencapai 163,31 miliar Dolar AS. Demikian data yang dirilis Badan Pusat Statistik. Untuk ekspor nonmigas Desember 2020 mencapai 15,52 miliar…
  • Olly dan Sejumlah Pejabat Belum Divaksinasi Covid-19
    INGIN BERITA DIBACAKAN: https://publikreport.com MANADO, publikreport.com – Sesuai rencana dan jadwal, Olly Dondokambey akan divaksinasi pertama kali usai dirinya melaunching pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit (RS) Lapangan Kita Waya Manado, Jumat 15 Januari 2021. Namun, berdasarkan hasil tahap 1 (screening) dan pemeriksaan fisik oleh dokter ditemukan tekanan darah tinggi, sehingga vaksinasi terhadap Olly dijadwalkan…
  • Divaksinasi Covid-19 harus Melewati …
    INGIN BERITA DIBACAKAN: https://publikreport.com MANADO, publikreport.com – Setiap orang yang akan divaksinasi Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) harus melewati beberapa tahapan, yakni pendaftaran dan verifikasi data di meja 1, skrining dan pemeriksaan fisik di meja 1, pemberian vaksin dan penyuntikan di meja 3, berakhir di meja 4 untuk pencatatan dan observasi. Demikian alur pelaksanaan vaksinasi Covid-19…

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Bocah Tewas Tersengat Listrik

Read Next

Pemda Diminta Dukung Perbanyak Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum

Leave a Reply