Sejumlah Jalan dan Drainase di Matani Rusak

Kondisi jalan dan beton saluran air di Jalan Kasumba Lingkungan IX Kelurahan Matani II Kecamatan Tomohon Tengah Kota Tomohon. (Foto: Prisilia Y Kilis/publikreport.com)

Kondisi jalan dan beton saluran air di Jalan Kasumba Lingkungan IX Kelurahan Matani II Kecamatan Tomohon Tengah Kota Tomohon. (Foto: Prisilia Y Kilis/publikreport.com)

INGIN ARTIKEL DIBACAKAN: https://publikreport.com

Warga setempat mengancam jalan ini sudah bukan milik pemerintah lagi, karena sudah lama tidak dijamah perbaikan oleh pemerintah. 

TOMOHON, publikreport.com – Beberapa warga Matani Kecamatan Tomohon Tengah Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengeluhkan ruas jalan yang rusak di depan rumah mereka. Kerusakan ruas jalan ini diakibatkan seringnya kendaraan dengan tonase besar yang melewati jalan itu.

Kerusakan yang terjadi, seperti di Jalan Kasumba Lingkungan IX Kelurahan Matani II, berupa jalan berlubang dan pinggiran drainase (got/saluran air) yang ambruk. Menurut Denny Dantje Turambi (50), warga setempat, warga sudah berkali-kali memperbaiki jalan yang rusak secara swadaya.

“Kebanyakan warga yang memperbaiki jalan, karena bantuan pemerintah tak kunjung datang sementara kerusakan jalan bertambah parah,” ucapnya kepada publikreport.com, Selasa 06 Februari 2018.

Jalan ini, tambah Jemmy Tuelah, jalan kerap menjadi jalan alternatif ketika ada kegiatan masyarakat di utama.

“Bisa dibilang jalan ini adalah jalan buangan, jika jalan utama kota macet. Kini, setiap hari terutama jam sibuk, jalan ini selalu ramai,” katanya.

Beberapa kali, Denny dan Jemmy melanjutkan, ada orang pemerintah yang datang mengukur jalan dan mengambil gambar jalan yang berlubang. Namun sampai saat ini tidak ada perbaikan.

BACA JUGA: Aspal Jalan di Kamasi ‘Meleleh’
BACA JUGA: Kondisi Jalan di Kompleks Pekuburan Tua Kelurahan Kamasi

Kondisi drainase/saluran air di Jalan Kejaksaan Lama Kelurahan Matani III Kecamatan Tomohon Tengah Kota Tomohon. (Foto: Prisilia Y Kilis/publikreport.com)
Kondisi drainase/saluran air di Jalan Kejaksaan Lama Kelurahan Matani III Kecamatan Tomohon Tengah Kota Tomohon. (Foto: Prisilia Y Kilis/publikreport.com)

Diakui Denny, memang pernah ada bantuan pemerintah. Namun, hanya sekedar melapisi aspal. Dan lapisan itu tidak bertahan lama.

“Saat ini saja sudah berlubang,” ujarnya.

Selain proyek melapisi aspal, setahu Jemmy, pernah ada proyek perbaikan saluran air. Itupun hanya di satu sisi saja.

Jalan yang kini bertambah rusak, Denny dan Jemmy berharap, pemerintah dapat segera memperhatikannya. Apa yang disampaikan Denny dan Jemmy ini didukung warga lainnya. Warga setempat mengancam jalan ini sudah bukan milik pemerintah lagi, karena sudah lama tidak dijamah perbaikan oleh pemerintah.

”Sudah bertahun-tahun kami yang memperbaiki jalan,” kata Denny dan Jemmy serta warga sekitar.

BACA JUGA: Jalan Terancam Ambruk, Warga: Entah Kapan Perbaikannya

Hal serupa disampaikan warga yang ada di Jalan Kejaksan Lama Lingkungan VII Kelurahan Matani III.

“Dinding saluran air sudah ambruk akibat dilewati kendaraan yang bermuatan berat. Kendaraan itu hanya lewat dan sisi jalannya ambruk,” ungkap Selvi Karamoy, warga setempat.

Kerusakan jalan ini, Selvi mengatakan sudah disampaikan ke pemerintah setempat.

BACA JUGA: Petani Kakaskasen dan Wailan Minta Jalan Ini Diaspal
BACA JUGA: Minta Perbaikan Jalan Pertanian, Petani: Kami Sudah Membuat Pengaduan

Selvi bersama warga lainnya kepada publikreport.com berharap pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut. Apalagi material akibat kerusakan jalan dan dinding saluran air sudah memenuhi saluran air.

“Jika toh pemerintah akan memperbaikinya, kami berharap usahakan dibuat dengan kualitas yang baik. Agar nantinya tidak terjadi hal serupa,” tuturnya. YELLI PRISILIA

 

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Laka Lantas, Ayah dan Anak Tewas

Read Next

Sepanjang Jalan Samratulangi Manado ‘Dilarang Parkir’

Leave a Reply