Tahun Penuh Harapan

Ilustrasi masa kampanye. (gambar: inilah.com)

Ilustrasi masa kampanye. (gambar: inilah.com)

“Realisasikan Janji-janji”

INGIN ARTIKEL DIBACAKAN: https://publikreport.com

Tahun 2021 ini masyarakat Kota Tomohon akan memiliki pemimpin baru. Caroll JA Senduk dan Wenny Lumentut akan dilantik sebagai Walikota Tomohon dan Wakil Walikota Tomohon Masa Bakti 2021-2024.

Caroll dan Wenny (CSWL) memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tomohon 09 Desember 2020, lalu, karena masyarakat menginginkan perubahan. Perubahan yang diinginkan masyarakat sejalan dengan visi, misi dan program yang ditawarkan pasangan tersebut.

Visi, misi dan program secara gamblang dan tegas diungkapkan kedua pasangan tersebut pada masa tahapan Pilkada, terutama pada masa-masa kampanye. Program CSWL sempat menjadi perdebatan panjang di dunia nyata dan dunia maya (medsos) kala itu. Banyak pendapat yang disampaikan. Banyak kajian yang diutarakan.

Visi, misi dan program CSWL itu nantinya akan dituangkan dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kota Tomohon. Dan sebagaimana sistem birokrasi pemerintahan, banyak kajian yang akan dilaksanakan aparatur pemerintahan guna merealisasikan janji-janji CSWL semasa kampanye Pilkada ke dalam program setiap perangkat daerah (dinas, badan dan seterusnya). Wakil rakyat di DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) juga mempunyai peran penting dalam mencermati visi, misi dan program yang akan tertuang dalam RPJMD.

Masyarakat berharap sistem itu tidak menghambat pelaksanaan realisasi janji-janji politik CSWL yang dianggap pro rakyat.

Sebagai pemimpin, CSWL diharapkan membawa perubahan yang signifikan di Kota Tomohon, reformasi birokrasi harus dilaksanakan. Pejabat yang kurang atau sama sekali tidak berprestasi sebaiknya diganti dengan person yang berkomitmen melayani rakyat. Karena para pejabat itu yang seharusnya merealisasikan janji-janji CSWL semasa kampanye melalui instansi yang mereka pimpin.

Pejabat atau personal-personal yang akan membantu jalannya pemerintahan dan pembangunan harus mempunyai konsep program yang besar yang jelas dan terukur. Konsep dan program harus gol dalam jangka waktu tertentu. Tidak terealisasi pejabat atau personal tersebut, harus secara gentlemen mengundurkan diri dari jabatannya.

Pejabat atau personal dalam pemerintahan dan pembangunan ‘kabinet’ CSWL harus merupakan pribadi-pribadi yang merakyat. Bukan pribadi ‘tukang cari muka’, melainkan pribadi yang jujur dan tulus melayani rakyat.

Masyarakat jangan disuguhkan drama-drama yang dimainkan kaum elite kekuasaan. Kesejahteraan rakyat jangan hanya menjadi jargon dalam setiap pertemuan/kegiatan. Hak dasar warga harus dipenuhi pemerintah lewat aparatur yang digaji dengan uang rakyat, yakni APBD/APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah/Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).

Masyarakat berharap CSWL terus merekam realitas di masyarakat dan mengalokasikan APBD untuk kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat Kota Tomohon. APBD bukan untuk kroni-kroni, pribadi atau kelompok tertentu.

Masyarakat berharap CSWL tidak mendengarkan laporan ABS (asal bapak senang) dari pejabat atau aparatur pembantunya. CSWL diharapkan selalu terjun langsung, berbaur dengan masyarakat sebagaimana yang dilakukan semasa Pilkada, karena kemenangan CSWL adalah kemenangan rakyat Kota Tomohon. ***

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Tahun Penuh Harapan

Read Next

ASN Diminta Bekerja Lebih Optimal