PUBLIKREPORT.com

Tentang Wisata, Olly: Kita Butuh Investor

Dubes Thailand untuk Indonesia, Mr APitchayaphant Charnbhumidol, Selasa 14 November 2017, diterima Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulut, Olly Dondokambey dan Steven Kandouw.

Dubes Thailand untuk Indonesia, Mr APitchayaphant Charnbhumidol, Selasa 14 November 2017, diterima Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulut, Olly Dondokambey dan Steven Kandouw.

“Saya pastikan investor akan aman dan nyaman. Kalau ada kendala tolong dilaporkan dan kami akan berikan perlindungan”

MANADO, publikreport.com – Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey mengatakan, Sulut memiliki posisi geografis strategsi di wilayah Asia Pasifik. Sehingga Sulut mempunyai potensi besar untuk meningkatkan sector wisata, terutama wisata alam.

“Wisata ini butuh infrastruktur pendukung dengan dana besar. Karena itu kita butuh investor. Saya sudah perintahkan jajaran untuk mempermudah pengurusan perizinan,” tegas Olly.

BACA JUGA: Dinpar: Tourism Information Center Pernah Ada, tapi Tidak Difungsikan
BACA JUGA: TIFF = Tomohon Kota Pariwisata Dunia?

Soal keamanan dan kenyamanan bagi investor, Olly memastikan tidak ada kendala. Pihaknya akan menggandeng seluruh elemen, termasuk TNI/Polri.

“Saya pastikan investor akan aman dan nyaman. Kalau ada kendala tolong dilaporkan dan kami akan berikan perlindungan,” tegasnya.

BACA JUGA: Investor Masih Keluhkan Regulasi, Jokowi Minta Pemda Lakukan Ini

Dengan semakin banyaknya investor yang membuka usaha, Olly menyatakan, dirinya juga berusaha membuka kesempatan kerja seluas-luasnya untuk warga bumi nyiur melambai. Salah satu strategi agar investor tertarik menanamkan modal di Sulut, adalah dengan mempermudah perizinan.

“Kepengurusan izin mudah, investor masuk. Tenaga kerja akan tertampung,” terangnya.

BACA JUGA: Jokowi Jengkel Pengurusan Izin di Daerah Molor hingga 775 Hari

Selama ini, Olly mengatakan, dirinya telah mempelajari faktor yang mendorong investor untuk menanamkan modal atau membuka usaha di sejumlah daerah. Di mana salah satunya dalah persoalan administrasi.

Di 2018 ini, menurut Olly, Pemerintah Provinsi Sulut telah menetapkan beberapa target indikator ekonomi makro pembangunan, termasuk penurunan tingkat pengangguran.

BACA JUGA: Ini Target Pemprov Sulut di 2018

Indikator tersebut adalah Pertumbuhan Ekonomi Daerah di angka 6,2%, Laju Inflasi Provinsi, 5%, Pendapatan Per Kapita, 37 Juta/Kapita, IPM berada pada 70,8, Indeks Gini 0,39 dan Tingkat Kemiskinan, 8,2% serta Tingkat Pengangguran 6,75%.

“Kalau ada pengusaha yang akan membangun hotel, pusat perbelanjaan dan usaha-usaha besar lainnya tentu akan menjadi solusi terhadap persoalan pengangguran ini,” katanya.

 

VERONICA DSK

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Dua Pelajar Ini Nekad Ngelem di Kantin Sekolah

Read Next

Pesta Miras di Boulevard, 11 Pemuda Diamankan

Leave a Reply