Tiga Pasangan Calon Berebut Kursi Kepala Daerah di Tomohon

Ilustrasi.

Ilustrasi.

INGIN ARTIKEL DIBACAKAN:

CS-WL, JGE-VB dan ROSE. Dua kontestan diusung partai politik dan satunya maju dari jalur perseorangan (independen) alias non partai politik.

TOMOHON, publikreport.com – Tiga pasangan calon, masing-masing Caroll JA Senduk-Wenny Lumentut, Jilly G Eman-Virgie Baker dan Robert Pelealu-Franskus S Sukirno telah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tomohon sebagai kandidat Walikota dan Wakil Walikota Tomohon pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak 09 Desember 2020.

Setelah mendaftar, para calon kepala/wakil kepala daerah ini masih akan mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan, sebelum ditetapkan sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Tomohon oleh KPU.

Sesuai jadual/tahapan Pilkada 2020, setelah pendaftaran pasangan calon (04-06 September 2020), KPU juga melakukan verifikasi syarat pencalonan.

Kemudian pada 04-11 September 2020, akan dilakukan pemeriksaan kesehatan kepada masing-masing pasangan calon. Hasil pemeriksaan kesehatan akan disampaikan pada 11-12 September 2020.

13-14 September 2020, pemberitahuan hasil verifikasi.

14-16 September 2020, penyerahan dokumen perbaikan syarat calon, dan

23 September 2020, KPU menetapkan pasangan calon kepala/wakil kepala daerah.

24 September 2020, pengundian dan pengumuman nomor urut.

26 September-05 Desember 2020, masa kampanye.

06-08 Desember 2020, masa tenang.

09 Desember 2020, pemungutan dan penghitungan suara di TPS (Tempat Pemungutan Suara).

09-15 Desember 2020, pengumuman hasil penghitungan suara.

Diketahui, Caroll JA Senduk dan Wenny Lumentut atau CS-WL diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan didukung Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Sedangkan, Jilly G Eman dan Virgie Baker atau JGE-VB diusung Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan didukung Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Demokrat.

Sementara Robert Pelealu dan Fransiskus Sukirno atau ROSE, adalah calon perseorangan (independen) alias non parpol (partai politik).

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Johanis Desak Gugus Tugas Covid-19 Rekomendasikan Pelaksanaan Ibadah di Gereja

Read Next

Covid-19. Sistem Kerja ASN (Kembali) Diatur