TPA Liar di Rurukan, Ini Jawaban Pejabat DinLH

Salah satu jurang di pinggiran ruas jalan penghubung Kelurahan Rurukan dan Kumelembuai Kecamatan Tomohon Timur telah menjadi tempat pembuangan sampah oleh masyarakat sekitar. (Foto: Donny Turang/publikreport.com)

Salah satu jurang di pinggiran ruas jalan penghubung Kelurahan Rurukan dan Kumelembuai Kecamatan Tomohon Timur telah menjadi tempat pembuangan sampah oleh masyarakat sekitar. (Foto: publikreport.com)

INGIN ARTIKEL DIBACAKAN: https://publikreport.com

“Saya rasa hal ini adalah tangggung jawab dari kedua kelurahan di sana”

Melky Leke, Kepala Bidang Persampahan DinLH Kota Tomohon.

TOMOHON, publikreport.com – Jika dilihat dari banyaknya sampah yang ada di salah satu jurang ruas jalan Rurukan-Kumelembuai, Kecamatan Tomohon Timur, sudah lama warga membuang sampah di tempat itu. Tempat Pembuangan Samaph (TPS) liar ini berada dekat Sekolah Dasar (SD) Inpres Rurukan, tepat di bawah objek wisata Puncak Rurukan.

LIHAT: Sampah

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tomohon, Novi Politon dan Kepala Bidang Persampahan, Melky Leke. (Foto: PRISILIA Y KILIS/publikreport.com),

Terkait adanya tempat pembuangan sampah liar ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DinLH) Kota Tomohon, Novi Politon mengaku pihaknya sudah berupaya mengoptimalkan para petugas sampah mengangkut sampah setiap hari. Hal ini guna menghindari tidak terjadi penumpukan sampah atau tempat pembuangan sampah liar.

“Masyarakat juga harus sadar akan lingkungan hidup,” ujarnya kepada publikreport.com, Senin, 26 Maret 2018, di ruang kerjanya.

Kepala Bidang Persampahan DinLH Kota Tomohon, Melky Leke menjelaskan, keberadaan tempat pembuangan sampah liar di Rurukan itu merupakan tanggung jawab kelurahan setempat untuk melapor atau menyampaikan ke Dinas Lingkungan Hidup.

“Saya rasa hal ini adalah tangggung jawab dari kedua kelurahan di sana,” ujarnya.

Tempat pembuangan sampah liar di Rurukan ini, menurut Melky, sama sekali tidak diketahui mereka karena tidak diinformasikan kelurahan.

BACA JUGA: Tak Puas, Warga Enggan Bayar Retribusi Sampah

Meminimalisir berkurangnya tempat pembuangan sampah liar atau tumpukan sampah di Kota Tomohon, Melky melanjutkan, pihaknya selalu terbuka menerima keluhan warga dan ditindaklanjuti. DinLH juga selalu mengimbau masyarakat agar bijak mengelola sampah dan mengedukasi masyarakat mengenai jam dan hari beroperasinya kendaraan pengangkut sampah.

“Intinya, Dinas Lingkungan Hidup selalu merespon keluhan masyarakat. Untuk itu kami juga berharap kerjasama dari seluruh pihak,” tuturnya.

Kemungkinan, Melky menambahkan, terciptanya tempat pembuangan sampah liar karena warga menghindar membayar retribusi sampah. Padahal membayar retrbusi sampah merupakan kewajiban dari setiap warga. YELLI PRISILIA

 

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Tak Puas, Warga Enggan Bayar Retribusi Sampah

Read Next

Tomohon Bakal Ketambahan Dua Pasar

Leave a Reply